Showing 25–32 of 66 results
Siapkah kamu menjadi penjelajah kata yang hebat?
Setelah sukses bertualang di Kelas 1 dan 2, kini Bima dan Dina mengajakmu memulai petualangan yang lebih seru di Kelas 3 SD! Buku ini bukan sekadar buku pelajaran biasa, melainkan sebuah "peta harta karun" untuk menemukan keajaiban Bahasa Indonesia yang kaya akan budaya dan kesantunan.
Bersama buku ini, kamu akan diajak untuk:
Disusun berdasarkan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 dan diperkaya dengan metode Deep Learning, buku ini akan membantumu memahami ilmu dengan lebih mendalam dan bermakna.
Ayo, simpan gadget-mu, buka lembaran buku ini, dan jadilah pahlawan literasi kebanggaan Indonesia!
Kedaulatan AI mengajak pembaca melihat kecerdasan buatan dari sudut pandang yang lebih luas dan strategis. Buku ini tidak membahas AI sebagai alat teknis, tetapi sebagai sistem kekuasaan baru yang memengaruhi negara, demokrasi, dan masa depan manusia. Dari data sebagai aset strategis, algoritma sebagai pembentuk opini, hingga peran negara, industri, akademisi, dan masyarakat dalam menentukan arah teknologi, buku ini menyajikan analisis yang jernih relevan dengan kondisi global saat ini.
Melalui pendekatan reflektif dan berbasis riset, buku ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu sejalan dengan kedaulatan. Negara dapat terlihat modern, tetapi kehilangan kendali. Masyarakat dapat merasa terbantu, tetapi perlahan bergantung. Di sinilah kedaulatan AI menjadi isu krusial yang tidak bisa diabaikan.
Buku ini ditulis untuk pembaca yang ingin memahami lebih dalam hubungan antara teknologi dan kekuasaan. Untuk pemimpin, akademisi, profesional, mahasiswa, dan warga yang peduli pada masa depan bangsa. Kedaulatan AI bukan sekadar bacaan tentang teknologi, tetapi undangan untuk berpikir ulang tentang arah peradaban di era kecerdasan buatan.
Masa depan tidak ditentukan oleh seberapa canggih teknologi yang digunakan, tetapi oleh siapa yang mengendalikan arah penggunaannya.
Buku ini mengajak pembaca untuk melihat ulang makna “kepintaran” di tengah dunia yang semakin terobsesi pada angka, nilai, dan pencapaian formal.
Melalui pembahasan yang reflektif sekaligus praktis, buku ini membongkar bagaimana prestasi akademik sering kali hanya menjadi ilusi yang meninabobokan memberi rasa aman semu, namun tidak selalu berbanding lurus dengan kesiapan menghadapi kehidupan nyata.
Di awal, pembaca diajak memahami jebakan angka dan bagaimana sistem pendidikan modern kerap membentuk cara pandang yang sempit terhadap keberhasilan.
Selanjutnya, buku ini mengupas cara kerja belajar di era digital di mana informasi melimpah, tetapi kedalaman pemahaman justru sering terabaikan.
Tidak berhenti pada aspek intelektual, buku ini menyoroti pentingnya resiliensi mental sebagai fondasi utama di balik kecerdasan.
Karena pada akhirnya, bukan hanya soal seberapa pintar seseorang, tetapi seberapa kuat ia bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari tekanan.
Pembahasan kemudian berkembang ke kecerdasan sosial, kemampuan yang sering diremehkan, padahal menjadi kunci dalam membangun relasi, memahami orang lain, dan menavigasi kompleksitas kehidupan sosial.
Buku ini juga menantang pembaca untuk melihat “kurikulum kehidupan” yang sesungguhnya: kemampuan menerapkan ilmu dalam konteks nyata, bukan sekadar menghafal teori.
Di bagian akhir, buku ini menjadi panduan untuk menjadi pembelajar mandiri yang relevan, seseorang yang tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi mampu mengarahkan proses belajarnya sendiri sesuai dengan tuntutan zaman.
Secara keseluruhan, buku ini bukan sekadar kritik terhadap sistem, tetapi juga sebuah ajakan untuk membangun ulang cara berpikir tentang belajar, kecerdasan, dan makna sukses agar lebih selaras dengan realitas kehidupan yang sesungguhnya.
Ketika Allah mengambil Mas Lutfi, Karin mengira itulah ujian terberat dalam hidupnya.
Namun ia keliru.
Kepergian suaminya justru membuka pintu ujian yang jauh lebih besar—ujian iman, keikhlasan, dan keteguhan hati.
Ditinggal sebagai janda dalam keadaan terluka, Karin mendapati dirinya memikul amanah hutang investasi bernilai miliaran rupiah. Uang yang ia carikan atas dasar kepercayaan ternyata dikhianati oleh rekan-rekan suaminya.
Mereka pergi membawa harta, sementara Karin ditinggalkan untuk mempertanggungjawabkan semuanya.
Dalam keterbatasan, ia harus berhadapan dengan para penagih, hinaan manusia, dan ketakutan yang merampas ketenangan hidupnya.
Di titik terendah, Karin mulai mempertanyakan takdir, bahkan sempat menyalahkan Allah atas semua yang menimpanya.
Namun melalui nasihat sahabat setianya, Adis, Karin perlahan belajar bahwa ujian bukanlah hukuman, melainkan panggilan untuk bangkit dan bergerak.
Bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, meski jalan yang diberikan penuh luka.
Kisah ini adalah perjalanan seorang perempuan dari keluh kesah menuju ikhtiar, dari ketakutan menuju tawakal.
Sebuah pengingat bahwa ketika dunia menutup semua pintu, Allah selalu menyisakan satu jalan—asal manusia mau melangkah dan percaya.
“Kewirausahaan: Penerapan Ilmu Bisnis Sejak Dini”
Bayangkan jika kamu sudah bisa meluncurkan usaha sendiri, bahkan sebelum lembaran ijazah sekolah tiba.
Itu bukan ilusi, melainkan peluang nyata yang bisa kamu ambil sekarang juga.
Kewirausahaan: Penerapan Ilmu Bisnis Sejak Dini adalah panduan praktis yang dirancang khusus untuk pelajar SMA dan SMK yang berani belajar berbisnis lebih awal.
Buku ini bukan kumpulan teori membosankan, melainkan bacaan segar yang ditulis dengan bahasa sehari-hari-mu: santai, berisi, dan langsung menghubungkan setiap pembahasan dengan kehidupan sekolah, teman, dan media sosial.
Sinopsis
Selamat Datang di Taman Bermain Rahasia Komputer!
Pernahkah kamu bertanya bagaimana komputer, robot, atau kecerdasan artifisial (AI) bekerja? Melalui buku ini, kamu akan diajak menjelajahi dunia teknologi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Kamu akan belajar berpikir logis, mengenal dasar-dasar koding, menjadi pengguna internet yang bijak, hingga membuat proyek AI sederhana milikmu sendiri. Setiap materi disajikan melalui tantangan, aktivitas, dan proyek kreatif yang membuat belajar terasa seperti petualangan.
Bersiaplah menjadi pencipta teknologi masa depan yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab. Mari mulai petualangan seru di dunia koding dan kecerdasan artifisial!
Belajar Seru, Berkarya Hebat, dan Jadi Pencipta Masa Depan! 🚀💻✨